Petir selalu menghambar
guntur - guntur selalu berbunyi
bertanda kau akan tiba
anginpun berhembus begitu cepat
oh Tuhan..........
seakan - akan mendamaikan kalbu
daun - daun melambai dengan riang
bagaikan alunan yang indah
air selalu bercucuran seperti datangnya kehidupan
kau begitu dibutuhkan
bagi semua makhluk hidup
semua makhluk hidup menjadi senang
saling loncat - loncatan
tiada yang khawatir
bernyanyi dengan riang
oh Tuhan..........
terima kasih atas nikmatmu
kau telah limpahkan kepadaku
kehidupan yang abadi
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Minggu, 06 September 2009
Selasa, 01 September 2009
Pohon Kelapa
Tubuhmu menjulang tinggi
daunmu melambai syair
begitu banyak buah untuk dinikmati
tubuhmu begitu kekar akar hingga daunmu begitu berarti dalam hidup ini
berarti nian jasamu.......
daunmu melambai syair
begitu banyak buah untuk dinikmati
tubuhmu begitu kekar akar hingga daunmu begitu berarti dalam hidup ini
berarti nian jasamu.......
Senin, 31 Agustus 2009
Sampah
Kau berceceran dimana - mana
di selokan , dihalaman bahkan di kelas
setiap hari kami bekerja bakti tuk membersihkanmu
esok hari kau pasti menyapa kembali
Tolong jangan membuat kami kesal
entah bagaimana caranya karena jika hujan turun....
kau akan menjadi sarang nyamuk
di selokan , dihalaman bahkan di kelas
setiap hari kami bekerja bakti tuk membersihkanmu
esok hari kau pasti menyapa kembali
Tolong jangan membuat kami kesal
entah bagaimana caranya karena jika hujan turun....
kau akan menjadi sarang nyamuk
Jumat, 14 Agustus 2009
Posting Perdana
Keheningan akhir-akhir ini gak laen hanyalah keheningan seorang wanita yang sedang bingung dan gelisah,karena sering aku duduk di lembah antara kebingungan dan kegalauanku ini,ingin berbicara dan menegurmu,namun aku gak menemukan sepatah katapun untukdiucapkan,karena aku merasa kamu tidak menyodorkan bahan pembicaraan apapun dan karena aku merasa kamu sebenarnya ingin memutuskan benang yang tak terlihat itu,yang terpintal oleh tangan yang tak tampak dan mengikuti pikiran kepada pikiran,jiwa kepada jiwa
Langganan:
Postingan (Atom)